Kegilaan dalam
Kisah Cerita Memek dan Kontol Ngentot Satu Keluarga ini memang agak sedikit terlalu mengada-ngada, tapi cerita
kontol memek ngewe ini boleh jadi bacaan paling kontroversioal dan memang layak jadi bacaan iseng para mania birahi sekalian.
Ini kisah
cerita dewasa hot dimana aku ngentot EMPAT orang sekaligus dalam satu keluarga. Kisah ini terjadi pada pertengahan tahun 2010 lalu. Aku lelaki yang berkeluarga berusia 38 tahun. Tinggal dan bekerja di Jakarta.
Suatu ketika sedang sibuk-sibuknya di kantorku, datang sepucuk surat lewat perusahaan kurir yang ditujukan kepadaku dari kota asal kelahiran ku di Jawa Barat. Tanpa alamat pengirim. Dengan perasaan bingung campur penasaran aku buka surat itu. Surat itu ternyata dari mantan pacar Tina, (namanya kusamarkan) cinta pertama kami berdua sewaktu Sekolah Menengah Umum pada tahun 1986. Isinya menyatakan bahwa dia sudah menikah namun selalu teringat aku, mempunyai 3 orang anak berikut alamat lengkap dan no handphone.
Singkat cerita akhirnya kami bertelepon ria dan kenangan manispun timbul kembali. Aku berjanji jika ada libur panjang maka aku akan datang berkunjung. Ketika libur panjang datang dengan alasan yang dibuat-buat kepada istri akhirnya aku datang juga ke kota asalku. Aku sengaja tidak nginap di famili, namun di hotel. Dan pada sore itu pula aku datangi rumahnya.
Dengan rasa penasaran karena sudah lama tidak bertemu, aku mencoba mengira-ngira wajahnya saat ini seperti apa, ya?
Perlahan ku ketuk pintu sambil berucap : "permisi...."
" mas Marwan,ya? " sesosok wanita cantik muncul di balik pintu
"Iya" sambil aku masih menebak-nebak " Tina ya........"
"Bukan, saya Lia adiknya, masuk mas.... mbak Tina sebentar keluar, lagi di kamar". Kuperhatikan wanita ini mirip Tina namun tampak lebih muda dari perkiraanku. Dulu waktu aku pacaran memang tidak pernah bertemu dengan Lia, karena dia ikut neneknya di Wonosari. Tak lama kemudian keluarlah Tina. Wajahnya tampak tidak sesuai dengan bayanganku, kerana memang saat itu Tina sudah 42 tahun. Namun sisa kecantikannya masih terlihat jelas begitu pula bodynya masih terawat. Suaminya hari itu sedang mendapat tugas lembur (piket) di sebuah Rumah Sakit. Setelah basa-basi dan bernostalgia akhirnya sekitar jam 8 malam aku pamit, karena badanku letih.
Lanjutin bacanya “Kisah Cerita Memek dan Kontol Ngentot Satu Keluarga”